Sunday, February 27, 2011

Count On Me-Bruno Mars

Kalo kalian punya sahabat, lgu ini bagus buat lo dengerin !

If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you

Find out what we're made of
What we are called to help our friends in need

You can count on me like one, two, three
I'll be there and I know when I need it
I can count on you like four, three, two
And you'll be there 'cause that's what friends
Are supposed to do, oh yeah, ooh, ooh


If you toss and you turn and you just can't fall asleep
I'll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me
Everyday I will remind you

Find out what we're made of
What we are called to help our friends in need

You can count on me like one, two, three
I'll be there and I know when I need it
I can count on you like four, three, two
And you'll be there 'cause that's what friends
Are supposed to do, oh yeah, ooh, ooh, yeah, yeah

You'll always have my shoulder when you cry
I'll never let go, never say goodbye

You can count on me like one, two, three
I'll be there and I know when I need it
I can count on you like four, three, two
And you'll be there 'cause that's what friends
Are supposed to do, oh yeah, ooh, ooh

You can count on me 'cause I can count on you

Ga Sadar

Rizka   : Kak, ada yang hilang ga ?
Me      : Ga, kenapa ?
Rizka   : Inget-inget dulu, kak.
Me      : Ga tau. Apa si dek ?
Rizka   : Inget-inget aja dulu.

(bingung, Rizka pergi)

Yuk gigit : Dek, kau kehilangan sesuatu, dak ?
Me        : Dak katek. Emangnyo apo sih ?
Yug gigit : Inget-inget la dulu.
Me        : Buku biologi ?
Yug gigit : Bukan
Me        : Apo ?
Yug gigit : Hp kau mano ?
Me        : O iyo e, hp aku mano ?
Yug gigit : Kau tinggali di kantin
Me        : Ha ? Lupo aku (tertawa GJ)
Yug gigit : Tula kau ni. Pelupo nian.
Me        : Hhe :D
            Skarang di siapo yuk ?
Yug gigit : Ini na (buka box-nya trus ngelempar hp-nya)

Papparazzi-Lady Gaga

We are the crowd
We're c-coming out
Got my flash on it's true
Need that picture of you
It's so magical
We'd be so fantastical

Leather and jeans
Your watch glamorous
Not sure what it means
But this photo of us
It don't have a price
Ready for those flashing lights
'Cause you know that baby I

I'm your biggest fan
I'll follow you until you love me
Papa-paparazzi
Baby there's no other superstar
You know that I'll be your
Papa-paparazzi

Promise I'll be kind
But I won't stop until that boy is mine
Baby you'll be famous
Chase you down until you love me
Papa-paparazzi

I'll be your girl
Backstage at your show
Velvet ropes and guitars
Yeah cause you'll know
I'm staring between the sets
Eyeliner and cigarettes

Shadow is burnt
Yellow dance and return
My lashes are dry
But with teardrops I cry
It don't have a price
Loving you is cherry pie
'Cause you know that baby I

I'm your biggest fan
I'll follow you until you love me
Papa-paparazzi
Baby there's no other superstar
You know that I'll be your
Papa-paparazzi

Promise I'll be kind
But I won't stop until that boy is mine
Baby you'll be famous
Chase you down until you love me
Papa-paparazzi

Real good
(We dance in the studio)
Snap, snap
(To that shit on the radio)

Don't stop boy, let it rewind
We'll blast it but we'll still have fun

I'm your biggest fan
I'll follow you until you love me
Papa-paparazzi
Baby there's no other superstar
You know that I'll be your
Papa-paparazzi

Promise I'll be kind
But I won't stop until that boy is mine
Baby you'll be famous
Chase you down until you love me
Papa-paparazzi

Aku Bertahan-Rio Febrian

Sedih…
Ku tahu kini perasaanmu…
kepadaku..

Sedih..
Saat kau tak yakin kepadaku..
akan cintaku..

Jalan Berliku takkan membuatku..
Menyerah akan cinta kita..

Tatap mataku dan kau akan tahu..
semuanya yang kurasakan..

Aku bertahan karna ku yakin cintaku kepadamu..
sesering kau coba tuk mematikan hatiku..
takkan terjadi karna ku tahu kau hanya untukku..

aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Tatap mataku dan kau akan tahu…
Semuanya yang kurasakan….

Aku bertahan karna ku yakin cintaku kepadamu..
sesering kau coba tuk mematikan hatiku..
takkan terjadi karna ku tahu kau hanya untukku..

Aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Promosi !

Gw hari ini mendatangi MTs N 1 Palembang bersama 2 temen SMA gw buat sosialisasi sekolah kita.Eti, Chaidir dan gw pergi dari asrama sekitar jam 08.30 . Dengan berbekal gaji 25ribu, 2 poster dan 10 lembar formulir aplikasi, kita ngelaksana-in tugas dari Bu Anna (marketing sekolah kita). Kita naik angkot Km5-Ampera sebagai alat transportasi, secara kita udah dikasih duit transportasi.

Jam 09.00 teng, kita nyampe di MTs.
"Jangan kaget ya ngeliat warna-warna sekolah ini", celetuk gw.
"Kenapa kak ?", tanya Chaidir.
"Liat aja ada berapa warna di sekolah ini", jawab gw.
"O iyo e, banyak nian warnonyo", kata Eti.
"Nyok masuk! Kito ke kantornyo dulu", ajak gw.

Ruang sasaran kita adalah ruang Tata Usaha karena gw udah konfirmasi ke Wakil KepSeknya.Baru masukin satu kaki ke dalam tuh ruangan, langsung disambut Bu Asnani. Daripada buang-buang waktu, gw langsung aja nyerocos ngejelasin maksud kedatangan kita. Dan beruntungnya, kita langsung di-response dengan baik. Ibunya pun langsung kasih kita izin masuk ke kelas-kelas siswa kelas XI.

Aku masuk kelas 9b, Eti 9c dan Chaidir 9d. Barulah gw masuk ke kelas, ee adik-adik kelas gw udah pada teriak "Naaaa, yuk Dalila! Dari SMA Sampoerna !" Aku pun jadi speechless :D
Tapi, akhirnya gw bisa nguasain diri gw lagi dan mulai presentasinya. Setelah menjelaskan ini-itu sekolah gw, gw pun buka 'Questin session'. Ternyata, pertanyaannya gak seperti yang gw bayangin. Mereka nge-response presentasi gw dengan banyak pertanyaan seputar sekolah gw. Gw pun berusaha nge-jawab pertanyaan-pertanyaan mereka.

Setelah 'question session', gw keluar dari kelas dan pergi ke kelasnya Eti ato Chaidir. Tapi, belumlah gue nyampe ke kelas, gw udah dicegat duluan ma adik-adik kelas gw lainnya. Ditanya lagi deh gw -,-
Sebenernya, capek sih ngejawab pertanyaan mereka, tapi gw seneng banget karena itu berarti mereka bener-bener dengerin apa yang gw omongin waktu presentasi tadi. Setelah semuanya clear, gw ke kelas Eti ma Chaidir dn ngajak mereka ke kantor buat pamitan. Setelah pamitan ma guru-guru disana, kita langsung keluar dari kantor dan beli Teh Poci. Aduuuh, gw kangen banget dah ma teh ini! Waktu di MTs dulu, teh Poci-lah yang jadi minuman favorit gw ma temen-temen gw. Kalo makanannya, Tela-Tela. Dan gw masih inget banget waktu gw ma temen-temen gw CK (cokongan) buat beli Tela-Tela sebagai camilan disaat ngerumpi bareng di kelas :D

Dari tempat Teh Poci itu, kami langsung ke luar dari gerbang. Tapi, belumlah gw nyampe di gerbang, gw ketemu Bu Devi. Abis gw salamin, tuh guru langsung nanya "mano si Itu ?". Gw bingung, so gw tanya "Itu siapo, Bu ?". "Itu na, wong itu", jawab tuh Ibu.
Barulah gw connect siapa orang yang ibu itu maksud. Gw langsung confirm, "Kak Norin?"
"Iya!", kata tuh Ibu sambil senyum.
"Dak tau, Bu! Dak katek kabar", gw bilang sambil ketawa.

Setelah berbincang-bincang ma Bu Devi, kita langsung ke tempat Mie Ayam samping MTs. Gw pun inget ma pertanyaan ibu Devi barusan. Kak Norin, mantan gw di MTs. Ibu Devi-lah yang ngotot nyuruh gw buat pacaran ma kakak kelas gw itu dengan tujuan gw harus bikin dia lulus UN dengan nilai yang cukup baik. Gw jadi inget ma tuh orang. Gw emang udah lama gak dapet kabar tentang dia. Kangen juga :D

Abis makan, kita bertiga langsung ke halte dan pulang ke asrama.

Friday, February 25, 2011

Teringat Kembali

TLIM atau The Leader in Me tuh pelajaran terakhir di jam terakhir hari terakhir (hri Jum'at) dan paling GJ ga jelas). Di pelajaran ini, kita jarang banget deh yang namanya merhatiin gurunya karena biasanya si guru kasi kita power untuk ngelakuin apa aja. Tapi, dari 2 minggu kemaren, kita disuruh presentasi.in diri kita yang orang lain tuh belum pada tau. Tadi, giliran terakhir, giliran gue. Ini nih yang gue sebutin:

My name is Dalila. Dalila comes from Dalilun means Law or Sign. I was born at Palembang, 25th of June 1995 and I'm the only child in my family. That is why, I'm spoiled enough. My favorite food is Pempek (sebenernya bukan pempek aja, tapi gue ga mau bikin presentasinya jadi panjang cuma gara-gara makanan :D). My favorite color is blue. My motto is "Everything is easy when you think it is easy". And I have a favorite quotation. I got it from Bu Kiky when I was practicing my speech with her. It is "Do not see the whole staircase, but just take the first step". Any question ?


Question session :
Keke : when you have done something good, then how you maintain it ?
Me : I'll find my motivator when I'm trying to achieve it. Then, when I've achieved it, I'll share it to my motivator. My motivator is the one whom always give suggestion to maintain my achievement, give support and remind me everything I should do to keep my achievement. So, when I'm getting down, my motivator will ask me to fix up my problem.
Anshor : who is your motivator ?
Dika : Siddiq.
Me : No, he's not. My motivator is my bestfriend.
Uum : who is your bestfriend ?
Me : Up until now, My real best-friends are Seiful and Laila.
Bu Indri : So, what's the sentence that could describe you ?
Me : MELANKOLIK. I'm such a sensitive-girl. However, up until now, I've never got angry to any people although they've made me sad or feel uncomfortable.
Tere : Is there someone you hate in this school ?
Me : There's no. But, there's people who make me feel uncomfortable.
Danu : What is the worst memory you have up until now ?
Me : Remembering my father. When I'm seeing a girl close to her father, then they make me jealous, I just go away from them and cry. (mata berkaca-kaca).
Danu : Sorry, Dalila. (wajah polos)
Me : That's fine (mencoba tersenyum, padahal air mata gue udah jatuh).

Dari pertanyaan itu lah gue nangis. Gue udah nahan buat ga nangis, tapi air mata itu tetep ngalir dengan tenangnya di pipi gue. Sebenernya gue ga punya niat sama sekali buat nangis, tapi, sekali lagi, air mata itu keluar dengan sendirinya. Akhirnya, Bu Indri bilang, "okay, I think the time is up and you can have your break". Gue pun balik ke kursi gue sambil bikin air mata gue stop ngalir. Adila pun ngebelai badan gue dan berusaha buat gue jadi lebih tenang dan berenti nangis. Danu pun dateng ke kursi gue dan minta maaf lagi. Aku pun mencoba ngejelasin ke Danu kalo gue ga-pa-pa. Dan akhirnya, gue bisa berenti nangis dan mencoba buat kasi senyum aku ke Adila yang udah panik gara-gara ngeliat gue nangis.

(gerutu dalam hati)
Gue paling benci kalo udah inget moment itu. Gue pun ga tau, sebenernya gue udah bisa nerima gak sih kalo ayah gue itu ga da lagi ? Kalo gue ke inget masalah itu, sering gue bilang ke diri gue sendiri kalo gue benci ayah gue karena dia ga ngasih gue kasih sayang dari gue kecil. Keinginan gue yang gue tau ga bakalan tercapai adalah keinginan gue ngerasain kasih sayang ayah gue :'(

Thursday, February 24, 2011

I'm Jealous

Seharusnya sih, aku ga perlu jealous. Toh, dia ga bakalan nge-duain (selingkuh-red). Tapi, aku cuma ngerasa uncomfortable aja ngeliat dia ngasi perhatian ke cewek lain :/

Mungkin aku harus bersikap lebih dewasa :)